Keju Progresif

KEJU PROGRESIF

BY

BIMA RIYANTO

INSPIRASI DARI SEBUAH FILOSOFI

Meskipun bukan musik pop indie, Keju Progresif juga butuh sebuah pendekatan yang didasari oleh sebuah filosofi.

Keju menggambarkan sebuah makanan yang memiliki citra rasa unik, tidak ada cerita yang sama dari asal yang berbeda. Mungkin bagi beberapa orang ketika mendengar kata “Keju”, akan ada banyak konteks yang dapat diasosiasikan dengan makanan seperti kue, pasta, bahkan dalam kultur barat, keju dijadikan slogan ketika orang hendak berfoto bersama dengan maksud agar terlihat giginya. Namun apakah itu semua bermasksud membahagiakan? Belum tentu. Oleh karena itu Keju yang diasosiasikan dengan khalayak progresif adalah sebuah ketidakpastian yang memiliki banyak citra dalam sekumpulan aliran.

PART 1:

Tough Job

Inspirasi pertama datang ketika pekerjaan yang berat menghalangi hasrat dalam pencarian citra yang sesungguhnya.

PART 2:

Hegemoni

Inspirasi kedua bukanlah sesuatu yang datang dengan sendirinya, melainkan penggambaran khusus dari sebuah dominasi.

PART 3:

Eloquent

Inspirasi ketiga diawali dengan perspektif pemikiran seorang sosok yang lancar berbicara sehingga pernyataan terbukti lebih dipercaya.

PART 4:

Fobia

Inspirasi keempat adalah sebuah gambaran dari sesuatu yang berada pada tempat yang tidak seharusnya. Bukan sepenuhnya salah tetapi selalu menimbulkan pertanyaan.

PART 5:

COMING SOON

Cerita yang menarik akan segera datang!

PART 6:

COMING SOON

Cerita yang menarik akan segera datang!

Follow me on Spotify!

And Subscribe to My Youtube!